Puisi Keagamaan Taubat

Mengiris Jarak

Oleh : Chalida Wahyu Lestari


Bulir air dengan lembut membasuh muka penuh dosa
Terbasahi kekhilafan diri yang dusta
Terjerembab dalam laut kenistaan
Hati hitam legam diwarnai rona kemunafikan
Tiada mampu penghitung jarak berbicara
Jarak terus terulur sembari kaki melangkah
Menjauhi kesucian, mendekatkan kezaliman
Oh tuhanku, Sudikah Kau menerima taubat hamba-Mu?
Yang hanya sepersekian detik mengingat-Mu
Jikalau sedih, meringkih lirih disudut Do’a mengharap Kuasa-Mu
Ya Rabbku, masihkah pantas diri ini mengadu pada-Mu?
Tiada mampu diriku berjalan tanpa bimbingan cahaya-Mu
Menyusuri tapak menuju jalan lurus-Mu
Memang, tak mudah untuk menepis jarak yang telahku buat
Walau hanya setapak membuat jarak teriris semakin tipis
Melalui Do’a disetiap sujudku pada-Mu
Pastilah diriku akan mengejar-Mu



                                                                                                Banjarnegara, 12 Februari 2016

Komentar